Squid adalah salah satu software/aplikasi
proxy untuk linux, Fungsi Proxy adalah sebagai Firewall yaitu
membatasi dan mencegah
terjadinya akses-akses yang tidak diinginkan terhadap sumber daya yang ada di
internet maupun intranet baik oleh pihak client maupun oleh pihak luar yang tidak diketahui. Serta sebagai Content Filtering, fitur ini berupa aturan yang akan
menyaring setiap informasi/konten yang diminta oleh client agar tidak terlalu bebas
dan dapat merusak/meminimalisir sisi
negatif
dari konten tersebut.
Pertama install
paket squid :
#apt-get install squid3
Lalu masuk ke direktori squid dan ubah konfigurasinya
#cd /etc/squid3
#nano squid.conf
Cari script “http_port 3128” lalu tambahkan “transparent” setelah script tersebut.
di bawahnya
Cari script “visible_hostname localhost” lalu tambahkan “visible_hostname nama_domain_anda” di bawahnya.
Cari script “acl CONNECT method
CONNECT” lalu tambahkan script seperti berikut :
Cari script “INSERT YOUR OWN” lalu tambahkan
script dan tambahkan
# seperti berikut ini :
PENJELASAN :
· Bloksitus atau blokkata adalah nama suatu acl (access list), jadi terserah anda menamainya dengan apa.
· dstdomain adalah memblok situs menggunakan nama domain.
· url_regex –i adalah memblok
situs
yang
berisi regex yang di
deklarasikan
dengan
tidak menghiraukan
besar
kecilnya huruf.
· http_access deny
yaitu tidak mengizinkan akses (merujuk ke accesslist yang sudah dibuat)
Selanjutnya buat file situs.txt dan kata.txt yang berisi daftar situs / kata yang diblok. Ingat ! letak file harus sama dengan apa yang di tuliskan
pada “squid.conf”, contoh saya meletakkannya di “/etc/squid3”
#nano situs.txt
#nano kata.txt
Setelah selesai membuat keua file tersebut, selanjutnya
restart service dari squid.
#service squid restart
Agar proxy kita berjalan sebagai transparent proxy / proxy transparan kita harus mendambahkan rule
firewall berikut ini
yang
“mendeklarasikan semua paket yang akan masuk ke eth0
dengan port tujuan 80(http) akan di alihkan ke port 3128(squid) terlebih dahulu”.
#iptables –t nat –A PREROUTING –i eth0 –p tcp -–dport 80 –j REDIRECT –
-to-port 3128
Janganlupa untuk
menyimpan aturan firewallnya menggunakan “iptables-save”


Tidak ada komentar:
Posting Komentar